Si kecil tiba-tiba sering ngiler, semua benda masuk ke mulut, dan jadi lebih rewel dari biasanya? Bisa jadi ini tanda bayi tumbuh gigi. Fase ini memang bikin Mums dan si kecil sama-sama kurang tidur, tapi kabar baiknya ada banyak cara aman untuk membuatnya lebih nyaman.
Di artikel ini, Mums akan menemukan kapan gigi pertama biasanya muncul, urutannya, tanda-tandanya, cara meredakan nyeri gusi, sampai hal-hal yang sebaiknya dihindari.
Kapan Bayi Mulai Tumbuh Gigi?
Pada kebanyakan bayi, gigi pertama muncul sekitar usia 6 bulan. Meski begitu, rentang normalnya cukup lebar, mulai dari usia 4 sampai 12 bulan. Ada bayi yang gigi pertamanya muncul lebih cepat, ada juga yang baru tumbuh menjelang ulang tahun pertamanya. Keduanya umumnya normal.
Secara keseluruhan, bayi akan memiliki 20 gigi susu yang biasanya lengkap sekitar usia 2,5 sampai 3 tahun.

Foto oleh hartono subagio di Pexels
Urutan Gigi Susu yang Tumbuh
Urutan tumbuhnya gigi biasanya mengikuti pola berikut, meski setiap bayi bisa sedikit berbeda:
Gigi | Perkiraan usia muncul |
|---|---|
Gigi seri tengah bawah | 6 sampai 10 bulan |
Gigi seri tengah atas | 8 sampai 12 bulan |
Gigi seri samping atas | 9 sampai 13 bulan |
Gigi seri samping bawah | 10 sampai 16 bulan |
Geraham pertama | 13 sampai 19 bulan |
Gigi taring | 16 sampai 23 bulan |
Geraham kedua | 23 sampai 33 bulan |
Tanda-Tanda Bayi Tumbuh Gigi
Beberapa hari sebelum gigi menembus gusi, si kecil biasanya menunjukkan tanda berikut:
Air liur lebih banyak, kadang disertai ruam kemerahan di dagu atau leher.
Suka menggigit dan mengunyah apa saja, mulai dari mainan sampai jari Mums.
Gusi tampak bengkak dan kemerahan di area gigi yang akan tumbuh.
Lebih rewel dan mudah menangis, terutama menjelang tidur.
Sering menarik telinga atau menggosok pipi, karena rasa tidak nyaman di gusi bisa menjalar.
Pola tidur dan menyusu berubah, misalnya lebih sering terbangun di malam hari.
Jika si kecil rewel tanpa tanda-tanda di atas, Mums bisa membaca artikel bayi cengeng tapi tidak demam untuk mengenali penyebab lainnya.
Benarkah Tumbuh Gigi Bikin Demam dan Diare?
Ini salah satu anggapan yang paling sering didengar. Tumbuh gigi memang bisa membuat suhu tubuh bayi sedikit naik, tetapi tidak menyebabkan demam tinggi (38°C atau lebih), diare, atau pilek berat.
Pada usia ini, bayi mulai aktif memasukkan benda ke mulut sehingga lebih mudah terpapar kuman. Jadi kalau si kecil demam atau diare saat sedang tumbuh gigi, kemungkinan besar ada penyebab lain yang perlu diperhatikan. Panduan menangani demam bisa Mums baca di artikel obat bayi demam yang aman dan sesuai anjuran dokter.
Cara Meredakan Nyeri Gusi Saat Bayi Tumbuh Gigi
1. Pijat gusi dengan jari yang bersih
Cuci tangan, lalu pijat lembut gusi si kecil dengan jari selama satu sampai dua menit. Tekanan ringan ini membantu meredakan rasa tidak nyaman.
2. Berikan teether yang didinginkan di kulkas
Pilih teether berbahan karet atau silikon yang padat dan aman untuk bayi. Simpan di kulkas, bukan di freezer, karena teether yang membeku keras justru bisa melukai gusi.

Foto oleh Orange Ocean di Pexels
3. Gunakan waslap bersih yang dingin
Basahi waslap bersih, peras, lalu dinginkan sebentar di kulkas. Biarkan si kecil menggigitnya dengan pengawasan.
4. Camilan dingin untuk bayi yang sudah MPASI
Untuk bayi yang sudah mulai makan, potongan buah dingin yang lembut bisa diberikan lewat empeng buah (mesh feeder). Beberapa Mums juga membekukan ASI perah dalam cetakan es batu kecil, lalu memberikannya lewat empeng buah sebagai camilan dingin. Selalu awasi si kecil saat makan, ya. Belum yakin kapan si kecil siap makan? Cek panduan usia bayi mulai makan.
5. Seka air liur secara rutin
Lap dagu dan leher si kecil dengan kain lembut agar kulitnya tidak iritasi akibat air liur yang terus menempel.
6. Obat pereda nyeri hanya dengan saran dokter
Jika si kecil sangat tidak nyaman dan sulit tidur, konsultasikan ke dokter. Dokter dapat meresepkan pereda nyeri dengan dosis yang disesuaikan dengan usia dan berat badan bayi.
Hal yang Sebaiknya Dihindari
Gel atau obat oles yang mengandung benzokain atau lidokain. Badan pengawas obat Amerika Serikat (FDA) memperingatkan bahwa produk ini tidak dianjurkan untuk bayi karena risiko efek samping yang serius.
Kalung amber atau kalung tumbuh gigi. Manfaatnya tidak terbukti, sementara risikonya nyata: bayi bisa tercekik atau tersedak manik-manik yang lepas.
Teether yang dibekukan sampai keras atau teether berisi cairan yang bisa bocor.
Mengoleskan madu ke gusi. Madu tidak boleh diberikan kepada bayi di bawah 1 tahun karena berisiko menyebabkan botulisme.
Tetap Menyusui Saat Bayi Tumbuh Gigi
Tumbuh gigi bukan alasan untuk berhenti menyusui. Saat pelekatan sudah benar, lidah bayi menutupi gusi dan gigi bawahnya, sehingga ia sebenarnya tidak bisa menggigit sambil menyusu dengan efektif.
Jika si kecil sesekali menggigit, coba tips berikut:
Lepaskan pelekatan dengan memasukkan jari bersih ke sudut mulutnya, lalu tetap tenang.
Berikan teether dingin sebelum menyusu agar gusinya lebih nyaman.
Perhatikan kapan gigitan terjadi. Banyak bayi menggigit di akhir sesi saat sudah kenyang dan mulai bermain.
Sebagian bayi juga sempat menolak menyusu langsung karena gusinya nyeri. Di masa seperti ini, ASI perah yang diberikan lewat cangkir, sendok, atau botol bisa membantu si kecil tetap mendapat nutrisinya.
Mulai Merawat Gigi Pertama Si Kecil
Sebelum gigi tumbuh, bersihkan gusi dengan kain lembut yang dibasahi air matang setelah menyusu.
Begitu gigi pertama muncul, sikat dua kali sehari dengan sikat gigi bayi berbulu lembut dan pasta gigi berfluoride seukuran sebutir beras.
Jadwalkan pemeriksaan ke dokter gigi saat gigi pertama tumbuh, atau paling lambat di usia 1 tahun.
Hindari menidurkan bayi sambil mengempeng botol susu, karena cairan yang menggenang di mulut bisa memicu gigi berlubang.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan si kecil jika muncul tanda berikut:
Demam 38°C atau lebih, apalagi pada bayi di bawah 3 bulan.
Diare, muntah, atau ruam di bagian tubuh lain.
Bayi menolak minum sama sekali atau menunjukkan tanda dehidrasi, seperti popok jauh lebih kering dari biasanya.
Gusi berdarah, bengkak bernanah, atau rewel yang tidak kunjung reda.
Belum ada gigi yang tumbuh hingga usia 18 bulan.
Kalau si kecil sering terbangun di malam hari, Mums juga bisa membaca penyebab bayi tidur gelisah dan solusinya.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah semua bayi rewel saat tumbuh gigi?
Tidak. Ada bayi yang sangat rewel, ada pula yang gigi pertamanya muncul tanpa keluhan berarti. Setiap bayi berbeda.
Berapa lama rewel karena tumbuh gigi berlangsung?
Biasanya beberapa hari sebelum dan sesudah gigi menembus gusi. Jika rewel berlangsung jauh lebih lama, cari kemungkinan penyebab lain.
Bolehkah teether disimpan di freezer?
Sebaiknya cukup di kulkas. Teether yang membeku keras bisa terlalu dingin dan melukai gusi bayi.
Kapan harus mulai menyikat gigi bayi?
Sejak gigi pertama muncul. Gunakan sikat gigi bayi berbulu lembut dan pasta gigi berfluoride seukuran sebutir beras.
Siapkan Stok ASI untuk Hari-Hari Rewel
Fase tumbuh gigi memang menguji kesabaran, tapi akan berlalu. Dengan pijatan lembut, teether dingin, dan pelukan Mums, si kecil bisa melewatinya dengan lebih nyaman.
Di hari-hari ketika si kecil enggan menyusu langsung, stok ASI perah di freezer bisa sangat membantu, baik untuk diminum lewat cangkir maupun dijadikan camilan dingin bagi bayi yang sudah MPASI. Pastikan cara penyajiannya benar dengan membaca cara mencairkan ASI beku sesuai standar IDAI. Kalau ruang freezer di rumah sudah penuh, Mum 'N Hun menyediakan sewa freezer ASI bulanan yang diantar sampai ke rumah. Tanya dulu lewat WhatsApp untuk memilih kapasitas yang sesuai.
Artikel ini bersifat informatif dan tidak menggantikan pemeriksaan maupun saran dari dokter atau dokter gigi anak.













