Tidur menjadi salah satu kebutuhan penting bagi bayi. Saat tidur, tubuh Si Kecil beristirahat sekaligus mendukung proses tumbuh kembangnya. Namun dalam praktiknya, membuat bayi tidur nyenyak tidak selalu mudah.
Ada kalanya bayi baru saja tertidur, tetapi beberapa menit kemudian kembali terbangun. Ada juga bayi yang tampak mengantuk, rewel, tetapi tetap sulit memejamkan mata. Kondisi seperti ini tentu bisa membuat Mums ikut kelelahan, apalagi jika terjadi hampir setiap malam.
Lantas, apa sebenarnya penyebab bayi susah tidur? Yuk, kenali beberapa penyebabnya sekaligus cara membantu Si Kecil tidur lebih nyaman.
Penyebab Bayi Susah Tidur
Pola tidur bayi memang berbeda dengan orang dewasa. Bayi memiliki siklus tidur yang lebih pendek sehingga lebih mudah terbangun. Namun, beberapa faktor berikut juga dapat membuat tidurnya semakin terganggu.
1. Bayi merasa lapar
Rasa lapar menjadi salah satu penyebab paling umum bayi sulit tidur atau sering terbangun di malam hari. Terutama pada bayi yang masih kecil, kebutuhan untuk menyusu memang bisa datang setiap beberapa jam.
Bayi yang belum kenyang biasanya akan menunjukkan tanda seperti mengisap tangan, mencari puting, atau mulai gelisah. Jika Si Kecil terbangun dan menunjukkan tanda lapar, Mums bisa memberikan ASI atau susu sesuai kebutuhannya.
Pastikan juga bayi mendapatkan asupan yang cukup pada siang hari. Pada beberapa bayi, kebutuhan menyusu yang tidak tercukupi dapat membuat mereka lebih sering terbangun saat malam.
2. Popok basah atau merasa tidak nyaman
Hal sederhana seperti popok yang terlalu penuh ternyata bisa mengganggu kenyamanan bayi saat tidur. Selain itu, pakaian yang terlalu tebal, ruangan yang terlalu panas atau dingin, hingga posisi tidur yang kurang nyaman juga dapat membuat Si Kecil gelisah.
Sebelum menidurkan bayi, Mums bisa mengecek popoknya terlebih dahulu. Pilih pakaian yang nyaman dan sesuai dengan suhu ruangan.
Tak perlu membuat bayi memakai terlalu banyak lapisan pakaian karena khawatir kedinginan. Perhatikan kondisi tubuh dan lingkungan sekitar agar Si Kecil merasa nyaman sepanjang waktu tidur.
3. Bayi terlalu lelah
Kedengarannya mungkin sedikit membingungkan. Bukankah bayi yang lelah seharusnya lebih mudah tidur?
Ternyata tidak selalu begitu, Mums. Bayi yang sudah terlalu lelah justru bisa menjadi lebih rewel dan sulit ditenangkan. Ketika waktu tidurnya terlewat, bayi dapat menjadi semakin aktif, menangis, atau sulit memulai tidur.
Cobalah memperhatikan tanda-tanda mengantuk pada Si Kecil, seperti mulai menguap, mengucek mata, tatapan terlihat kosong, atau menjadi lebih mudah rewel.
Saat tanda tersebut mulai muncul, Mums bisa segera mengajaknya masuk ke rutinitas tidur.
4. Jadwal tidur belum teratur
Seiring bertambahnya usia, bayi perlahan mulai mengenal pola antara siang dan malam. Namun, proses ini membutuhkan waktu.
Bayi yang belum memiliki rutinitas tidur terkadang sulit mengenali kapan waktunya beraktivitas dan kapan waktunya beristirahat. Karena itu, membangun rutinitas sederhana sebelum tidur dapat membantu.
Mums bisa melakukan aktivitas yang sama setiap malam, misalnya mengganti popok, meredupkan lampu, menyusui, lalu menenangkan bayi sebelum tidur. Rutinitas yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi sinyal bahwa waktu tidur sudah tiba.
5. Sedang mengalami fase perkembangan
Pernah merasa bayi yang sebelumnya tidur cukup nyenyak tiba-tiba menjadi sering terbangun? Bisa jadi Si Kecil sedang mengalami perubahan dalam tahap perkembangannya.
Pada masa tertentu, bayi sedang belajar kemampuan baru, mengalami perubahan pola tidur, atau menjadi lebih sadar terhadap lingkungan sekitar. Kondisi ini dapat membuat tidurnya berubah untuk sementara waktu.
Selain itu, bayi yang sedang tumbuh gigi atau merasa kurang nyaman karena kondisi tertentu juga dapat menjadi lebih sulit tidur.
Cara Mengatasi Bayi Susah Tidur
Mengatasi bayi susah tidur tidak selalu membutuhkan cara yang rumit. Mums bisa mulai dari memperhatikan kebutuhan dasar dan menciptakan suasana tidur yang nyaman.
Buat rutinitas sebelum tidur
Rutinitas sederhana dapat membantu bayi mengenali waktu tidur. Tidak perlu panjang, yang penting dilakukan secara konsisten.
Misalnya, Mums bisa memulai dengan membersihkan tubuh bayi, mengganti pakaian dan popok, meredupkan lampu, lalu menyusui atau menenangkan Si Kecil.
Ciptakan suasana kamar yang nyaman

Foto oleh Shoham Avisrur di Unsplash
Ruangan yang terlalu terang atau bising dapat membuat bayi lebih sulit tidur. Cobalah menciptakan suasana yang tenang dan nyaman menjelang waktu istirahat.
Mums juga bisa mengurangi aktivitas yang terlalu merangsang sebelum tidur, seperti bermain terlalu aktif atau memberikan banyak stimulasi ketika bayi sudah terlihat mengantuk.
Perhatikan waktu tidur siang
Tidur siang tetap penting bagi bayi. Namun, pola tidur sepanjang hari juga dapat memengaruhi waktu tidurnya pada malam hari.
Jika bayi tampak sulit tidur di malam hari, Mums bisa mulai mencatat pola tidur dan waktu bangunnya selama beberapa hari. Dari sana, Mums mungkin bisa melihat pola tertentu yang membuat waktu tidur malamnya terganggu.
Pastikan kebutuhan menyusu terpenuhi
Bayi yang lapar tentu akan sulit tidur dengan nyaman. Karena itu, pastikan Si Kecil mendapatkan ASI atau susu sesuai kebutuhan dan usianya.
Bagi Mums yang memberikan ASI perah, ketersediaan stok ASI juga bisa membantu kebutuhan Si Kecil tetap terpenuhi, terutama ketika Mums memiliki aktivitas di luar rumah atau perlu kembali bekerja.
Kapan Bayi Susah Tidur Perlu Diperiksakan?
Sesekali terbangun atau sulit tidur merupakan hal yang cukup umum terjadi pada bayi. Namun, Mums perlu lebih waspada jika gangguan tidur disertai kondisi lain, seperti bayi tampak sangat lemas, sulit menyusu, mengalami demam, kesulitan bernapas, atau menangis terus-menerus dan sulit ditenangkan.
Jika Mums merasa ada sesuatu yang tidak biasa pada kondisi Si Kecil, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak untuk mengetahui penyebabnya.
Setiap bayi memiliki pola tidur yang berbeda, jadi tidak perlu langsung panik ketika Si Kecil sesekali sulit tidur. Dengan mengenali penyebab bayi susah tidur dan membangun rutinitas yang nyaman, perlahan Mums bisa membantu Si Kecil mendapatkan waktu istirahat yang lebih berkualitas.
Dan untuk Mums yang sedang membangun stok ASI perah agar kebutuhan Si Kecil tetap terjaga, penyimpanan ASI yang tepat tentu menjadi bagian penting dari persiapan. Jika kapasitas freezer di rumah mulai terasa penuh, Mum 'N Hun menyediakan layanan Sewa Freezer ASI yang praktis untuk membantu Mums menyimpan stok ASI dengan lebih nyaman. Dengan persediaan ASI yang tertata, Mums pun bisa lebih tenang dalam menyiapkan kebutuhan Si Kecil setiap hari.









