Melihat berat badan bayi bertambah menjadi salah satu momen yang membuat orang tua lega. Namun, bagaimana jika jarum timbangan seolah berjalan lambat, bahkan berat badan Si Kecil sulit naik dari waktu ke waktu? Wajar bila kondisi ini membuat Mums mulai khawatir.
Perlu diketahui, setiap bayi memiliki pola pertumbuhan yang berbeda. Ada bayi yang mengalami kenaikan berat badan cepat, sementara yang lain bertambah secara perlahan. Meski begitu, berat badan yang sulit naik tetap perlu diperhatikan, terutama bila disertai tanda lain seperti bayi tampak lemas, sulit menyusu, atau tidak mengalami perkembangan sesuai usianya.
Penyebab Berat Badan Bayi Susah Naik
Ada beberapa faktor yang dapat membuat berat badan bayi sulit bertambah. Berikut beberapa di antaranya.
1. Asupan ASI atau susu belum mencukupi
Pada bayi, terutama yang masih berusia di bawah enam bulan, ASI atau susu menjadi sumber nutrisi utama. Jika jumlah ASI yang diminum belum mencukupi kebutuhan tubuhnya, kenaikan berat badan tentu bisa berjalan lebih lambat.
Masalahnya tidak selalu berarti produksi ASI Mums sedikit. Kadang, bayi belum menyusu secara efektif karena pelekatan kurang tepat, mudah tertidur saat menyusu, atau frekuensi menyusunya masih kurang.
Coba perhatikan apakah Si Kecil terlihat puas setelah menyusu, memiliki frekuensi buang air kecil yang cukup, dan aktif ketika sedang terjaga.
2. Bayi mengalami masalah saat menyusu
Pelekatan yang kurang tepat dapat membuat bayi tidak mendapatkan ASI secara optimal. Kondisi tertentu, seperti tongue tie atau gangguan pada mulut, juga dapat membuat proses menyusu menjadi lebih sulit.
Jika bayi sering melepas puting, terlihat kesulitan mengisap, atau waktu menyusunya sangat lama tetapi berat badan tetap sulit naik, Mums bisa mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau konselor laktasi.
3. Bayi mudah lelah saat minum
Beberapa bayi mudah tertidur ketika menyusu. Akibatnya, sesi menyusu belum selesai, tetapi bayi sudah berhenti mengisap.
Bayi yang lahir prematur, misalnya, bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk membangun kekuatan dalam mengisap dan menelan. Kondisi ini dapat memengaruhi jumlah ASI yang masuk ke tubuhnya.
Mums bisa mencoba menyusui dalam suasana yang nyaman dan memastikan bayi tetap cukup terjaga selama proses menyusu. Namun, jika kondisi ini terus terjadi, sebaiknya jangan ragu untuk mencari bantuan tenaga kesehatan.
4. Sedang sakit atau mengalami gangguan kesehatan
Ketika sedang tidak enak badan, nafsu minum bayi dapat menurun. Gangguan pencernaan, infeksi, muntah, hingga diare juga dapat memengaruhi kenaikan berat badan.
Pada beberapa kondisi, berat badan yang sulit naik dapat berkaitan dengan masalah kesehatan yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Karena itu, penting untuk tidak hanya melihat angka timbangan, tetapi juga memperhatikan kondisi bayi secara keseluruhan.
Apabila Si Kecil tampak sangat lemas, sulit menyusu, muntah terus-menerus, mengalami diare berkepanjangan, atau jumlah popok basahnya jauh berkurang, segera periksakan ke dokter.
5. Kebutuhan nutrisi bayi berubah

Foto oleh Colin Maynard di Unsplash
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi bayi juga ikut berubah. Setelah memasuki usia MPASI, bayi membutuhkan asupan makanan pendamping yang cukup, baik dari segi jumlah maupun kandungan gizinya.
Kadang, bayi terlihat sudah makan cukup banyak, tetapi makanan yang dikonsumsi belum memiliki energi dan nutrisi yang memadai untuk mendukung pertumbuhannya. Karena itu, menu MPASI sebaiknya mengandung kombinasi karbohidrat, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral sesuai kebutuhan usia bayi.
Jangan lupa, tekstur makanan juga perlu disesuaikan dengan kemampuan makan Si Kecil agar ia bisa mengonsumsi makanan dengan nyaman.
Kapan Mums Perlu Khawatir?
Berat badan bayi yang naik perlahan tidak selalu berarti ada masalah serius. Yang lebih penting adalah melihat pola pertumbuhannya secara berkala melalui kurva pertumbuhan.
Namun, Mums sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter apabila berat badan bayi terus turun atau tidak bertambah dalam periode tertentu, bayi sulit menyusu, tampak lemas, atau mengalami gejala lain yang mengkhawatirkan.
Jangan membandingkan berat badan Si Kecil dengan bayi lain secara mentah-mentah, ya, Mums. Setiap anak punya perjalanan tumbuh kembangnya sendiri. Dengan pemantauan rutin dan asupan nutrisi yang sesuai, penyebab berat badan bayi susah naik dapat diketahui lebih dini.
Bagi Mums yang sedang berjuang memberikan ASI dan ingin menyiapkan stok ASI perah dengan lebih nyaman, penyimpanan yang tepat tentu menjadi hal penting. Jika membutuhkan ruang tambahan untuk menyimpan stok ASI, Mum 'N Hun menyediakan layanan Sewa Freezer ASI untuk membantu Mums menjaga persediaan ASI dengan lebih praktis. Dengan stok ASI yang tersimpan rapi, Mums bisa lebih tenang dalam menyiapkan kebutuhan Si Kecil setiap hari.








